Dampak Kenaikan BBM

Halaman 1 dari 2 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Emoticons Dampak Kenaikan BBM

Post by udhin on Sat May 17, 2008 2:56 pm

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, pemerintah berecana akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada dua pekan terakhir Februari 2004. Bahkan kini, harga dari beberapa jenis BBM seperti Premix sudah naik lebih dulu. Kenaikan ini sudah pasti menimbulkan pro dan kontra yang luas di pentas nasional. Bagi yang pro dengan kebijakan itu tentunya mengharapkan kebijakan tersebut akan membawa perbaikan ekonomi makro di waktu-waktu mendatang. Sedangkan bagi yang kontra khawatir bahwa kebijakan tersebut akan memperburuk perekonomian rakyat banyak. Masyarakat yang kontra jauh lebih besar daripada yang pro dengan rencana kenaikan harga BBM karena masyarakat cenderung menilai setiap kebijakan ekonomi secara jangka pendek dan yang langsung menyentuh kehidupan mereka. Dalam kondisi perekonomian masyarakat yang sangat memprihatinkan saat ini, tidaklah salah apabila mereka mengabaikan kepentingan ekonomi makro, lebih-lebih yang berwawasan jangka panjang. Tenaga dan pikirannya hanya habis digunakan untuk berusaha mengambil kebutuhan ekonomi jangka pendek dan tidak sedikit yang hanya sekadar mempertahankan hidup. Maka setiap terjadi rencana kebijakan yang dapat mengganggu usaha tersebut, termasuk rencana kenaikan harga BBM kali ini, perlu untuk dicegah. Masyarakat akan membayangkan dampak buruk yang akan terjadi jika harga BBM betul-betul dinaikkan.
Kenaikan BBM pada saat bersamaan semakin menambah beban masyarakat yang sampai saat ini masih juga menanggung beban krisis ekonomi. Kenaikkan BBM akan mengakibatkan efek domino di masyarakat, baik secara ekonomi maupun sosial-politik. Secara ekonomi, kenaikan tersebut akan mengakibatkan kenaikan harga-harga dan barang jasa (inflasi), bahkan kenaikan tersebut bisa tak terkendali menyusul kenaikan BBM itu. Seperti diungkapkan Deputi Bidang Statistik Ekonomi BPS (Badan Pusat Statistik), kenaikan BBM yang cukup signifikan ini dikhawatirkan akan memicu inflasi besar-besaran selama triwulan pertama tahun 2005. Kenaikan laju inflasi itu akan tercermin dari naiknya harga sejumlah komponen kebutuhan pokok masyarakat, berupa barang dan jasa.
Secara sosial-politik kebijakan menaikkan harga ketiga komponen tersebut juga akan menimbulkan kerawanan sosial di masyarakat. Di tengah kehidupan sosial-ekonomi yang semakin terhimpit krisis, kebutuhan hidup semakin melambung se-mentara, daya beli masyarakat semakin rendah, bukan tidak mungkin masyarakat akan menunjukkan penolakan secara lebih luas dan intensif. Unjuk rasa terus-menerus akan sangat potensial menimbulkan ketidakstabilan sosial-ekonomi dan keamanan.

Alternatif
Padahal persoalannya tak sesederhana bayangan orang awam, bahwa kebijakan kenaikan BBM bertujuan menyusahkan rakyat luas. Persoalannya sekarang, bagaimana pemerintah melakukan langkah-langkah untuk mengimbangi kenaikan harga BBM akibat pencabutan subsidi tersebut. Kita berpendapat, bila harga BBM naik, maka pelayanan kepada masyarakat harus ditingkatkan. Atau lebih dari itu, pemerintahan dituntut untuk menaikkan tingkat pendapatan masyarakat. Misalnya, dengan membuka lapangan kerja baru atau menaikkan upah atau gaji. Dalam mengelola ekonomi, pemerintah terkesan tidak mempunyai management yang baik, dan lemah koordinasinya. Kenaikan harga-harga beruntun tersebut menyebabkan seluruh unit ekonomi harus merespons pukulan tersebut dan melakukan anggaran-anggaran pengeluarannya.
Kebijakan pemerintah tersebut merupakan dilema dan keputusan yang berat dan berisiko bagi pemerintah. Di satu sisi, bahwa kebijakan menaikkan BBM atau pencabutan subsidi BBM harus dilakukan dan sulit dihindarkan dalam rangka penyesuaian atau revisi anggaran APBN 2005, tapi di sisi lain masyarakat saat ini masih ditimpa kesusahan hidup akibat krisis ekonomi yang belum juga membaik. Sehingga, masyarakat menilai momentum kenaikan harga BBM tersebut kurang tepat. Bagi pemerintah pun, mengulur atau menunda waktu kenaikan harga BBM berarti menambah beban pemerintah yang semakin besar.
Dalam melakukan reorientasi kenaikan BBM itu pemerintah perlu mengambil teknik penentuan harga yang berlapis. Untuk mengurangi beban masyarakat lapisan bawah, pemerintah diharapkan konsekuen untuk hanya sedikit menaikkan harga jenis BBM yang banyak dikonsumsi masyarakat bawah. Kalau rencana kenaikan harga BBM secara umum adalah 20%, maka minyak tanah dan minyak bakar yang banyak dikonsumsi masyarakat bawah hendaknya jangan sampai naik lebih dari 10%, akan lebih baik tidak dinaikkan sama sekali. Alasannya angka 10% sudah merupakan angka kenaikan yang cukup tinggi bagi masyarakat tak mampu. Untuk premium dan solar, kenaikan sedikit di atas 10% masih wajar karena kelas konsumennya memang lebih tinggi. Sedangkan harga minyak aftur dan avgas yang dikonsumsi oleh kalangan atas, kenaikan harganya dapat jauh lebih tinggi untuk menutup rendahnya kenaikan jenis minyak yang dikonsumsi kalangan bawah.
Setelah jalan itu ditempuh negara perlu menggalakkan pengencangan ikat pinggang dan melakukan revisi besar-besaran dari skala prioritas konsumsi mereka. Bagi kalangan dunia usaha, mereka lebih dapat melakukan penyesuaian-penyesuaian akibat implikasi dari kenaikan BBM yang diikuti harga lain). Karena dari kenaikan harga tersebut, dapat mereka kompensasikan pada produk yang dihasilkan.
Untuk mengurangi beban golongan masyarakat kurang mampu akibat kenaikan BBM, pemerintah memberikan kompensasi yang diarahkan terutama pada program-program pertanian, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan operasi pasar khusus (OPK) beras untuk rakyat miskin. Besarnya kompensasi tersebut perlu dilakukan secara sistematis dengan anggaran memadai dan tepat sasaran.
Karena bertitik tolak dari sejarah masa lalu, pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan selalu diikuti penyimpangan dalam realisasinya. Kebijakan ”pengganti” ini pun seringkali mendapat sorotan dari masyarakat. sampai saat ini masyarakat tidak tahu jelas masalah desain, skenario, sistematika dan realisasi program kompensasi sosial tersebut. Bahkan evaluasi mengenai skenario penyaluran dana tersebut belum pernah dilakukan, apalagi pertanggungjawabannya. Suara-suara kritis untuk melakukan evaluasi dan memberikan pertanggungjawaban sudah didengungkan oleh kelompok masyarakat, namun tampaknya kurang menjadi perhatian utama dari pemerintah. Kondisi ini yang semestinya harus dilakukan pemerintah sebagai ”kompensasi utama” terhadap kebijakan menaikkan BBM
Dengan latar pemaparan di atas, sebelum pemerintah menaikkan harga BBM ada beberapa hal yang harus dipikirkan secara mendalam. Pertama, mengkaji ulang tentang dasar dan tujuan mengapa pemerintah mau menaikkan harga BBM. Selanjutnya, perlu juga dikaji berapa besar angka kenaikkan harga BBM yang lebih pas sesuai dengan kondisi masyarakat sekarang ini. Kedua, melakukan kajian mendalam terhadap penyaluran hasil pengurangan subsidi BBM. Dan itu harus jelas diketahui oleh masyarakat. Ketiga, menjaga agar dampak yang ditimbulkan oleh kenaikan harga BBM tidak sampai meluas jauh. Keempat, menjamin tersedianya kebutuhan BBM di masyarakat, termasuk dengan menindak segala pelaku penyelundupan BBM.
Bila keempat hal itu dilakukan, tampaknya dampak kebijakan terkait BBM bisa ditekan di tingkat titik terendah.

udhin
Junior Member
Junior Member

Male Jumlah posting : 87
Lokasi : INDONESIA
Registration date : 26.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by pedro023 on Sat May 17, 2008 4:49 pm

dampaknya ya jelas menindas rakyat kecil..
walaupun ada kompensasi BLT..
tapi itu pasti g merata..
sehingga muncul lagi ntr kasus baru..

pedro023
Senior Member
Senior Member

Male Jumlah posting : 421
Lokasi : villa12
Registration date : 02.05.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by thuram0401 on Sat May 17, 2008 9:31 pm

menurut ane mau tidak mau harga bbm memang harus dinaikkan,dengan pertimbangan agar tidak terjadi tindak penyeluupan..salah satu hal yang menyebabkan terjadinya penyeludupan BBM adalah karena harga bbm di negri kita ini memang murah dibanding harga BBM diluar sehingga menyebabkn orang menyeludupkan bbm di Indo untuk kemudian dijual ke luar negri...mengenai kalangan bawah,saya rasa benar arus ada kompensasi yang merata dan tepat sasaran sehingga nantinya kenaikan bbm ini tidak begitu terasa buat mereka...nah yang harus di lihat sampai kapan pemerintah mau melakukan atau memberi subsidi untuk golongan orang yang sudah mampu???saya kira tidak tepat rasanya jika orang yang sudah mampu masih di subsidi seperti kata saudara Udin diatas...nah untuk minyak tanah,jika saja saudara tau,biaya untuk memproduksi minyak tanah sangatlah tinggi itu juga salah satu alasan kenapa pemerintah mengganti minyak tanah dengan gas....dan jika dihitung secara pemakaian per bulan sebenrnya masih lebih murah memakai gas...ini sudah pernah dilakukan penelitiannya oleh dosen saya sendiri...nah kenapa masyarakat bawah mengeluh,mungkin karena mereka belum terbiasa dan mereka rata2 tidak punya penghasilan per bulan tapi harian...itu maslahnya yang terjadi mengenai minyak tanah ini kenapa dirasa lebih menguntungkan buat kalangan masyarakat bawah....Terhadap kenaikan BBM ini saya mendukung tindakan pemerintah dan bukan berarti saya tidak memikirkan rakyat kecil....sampai kapan rakyat Indo bergantung terhadap subsidi???bukan kah kita ingin menjadi bangsa yang mandiri???saya liat ini adalah salah satu proses yang harus kita lalui bersama demi mencapai tujuan itu...untuk mencapai tujuan selalu diperlukan pengorbanan...saya suatu saat juga akan menjadi kalangan tidak mampu jika BBM terus menerus naik...tapi apa boleh buat....itulah peninggalan jaman dahulu kala..dan kini kita harus merangkak lagi untuk membenahi bangsa ini baik secara ekonomi sosial budaya politik hankam maupun mental masyarakatnya....sampai kapan negara kita akan mempunyai utang ke luar negri jika kita terus2an "manja" dan hanya berpikir "saat ini" lihat Jepang yang abis dibombardir mereka nyatanya bisa jauh lebih maju dari kita...Apakah kita tidak bisa seperti itu????bisa jawabnya...tapi semua itu butuh proses dan kita pasti dan sedang melaluinya...Kita harus menjadi bangsa mandiri kawan...Selama kita masih menanggung utang maka bangsa ini akan terus disetir orang luar....apa mau seperti itu terus???jangan pikirkan diri sendiri...pikirkan nasib anak cucu kita kedepannya...jika memang kita yang harus melewati pengorbanan ini ngga masalah kawann...tapi suatu saat pengorbanan kita ini bukan orang lain yang mnikmati tapi anak cucu kita saudara....yah anak cucu kita anak cucu ibu pertiwi....anak cucu bangsa Indonesia....Hidup Indonesia......(high loyality=mode on) Cool Laughing

_________________
http://www.hmbjogja.org
http://www.smartpulsa.info
http://www.jayasemadhi.com
http://www.mlmtopbergaransi.jayasemadhi.com
http://www.suksesfinansial.jayasemadhi.com
Tidak Semua Tindakan Membawa Kebahagiaan... Tapi TidaK Ada Kebahagiaan Tanpa Tindakan.......

thuram0401
Momod
Momod

Male Jumlah posting : 401
Age : 33
Lokasi : jogjakarta
Registration date : 07.03.08

Lihat profil user http://www.smartpulsa.info

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons paling

Post by deden on Sat May 17, 2008 9:39 pm

paling demo... impor minyak lagi...

mau ga mau mang naik.. lagian mintak dunia dah sama sama tau kan... defisit... trys masyrakat juga rada ngeri pindah ke gas... padahal nilai kalor antara minyak dan gas itu SAMA.

klo dari dulu....... aja... masyarakat mo kotor dikit pake batubara... pasti ga akan kyk gini... tapi ya sudah.. skrang tinggal cari gantinya.. dan merakyat.. contoh aja.. kayak spiritus alkohol... kan bisa dijadikan kompor bahan itu.. dan masih bisa didapatkan dimana2.. ya klo mo kreatif sedikit...

deden
Junior Member
Junior Member

Male Jumlah posting : 58
Age : 29
Registration date : 02.05.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by thuram0401 on Sat May 17, 2008 10:00 pm

deden wrote:paling demo... impor minyak lagi...

mau ga mau mang naik.. lagian mintak dunia dah sama sama tau kan... defisit... trys masyrakat juga rada ngeri pindah ke gas... padahal nilai kalor antara minyak dan gas itu SAMA.

klo dari dulu....... aja... masyarakat mo kotor dikit pake batubara... pasti ga akan kyk gini... tapi ya sudah.. skrang tinggal cari gantinya.. dan merakyat.. contoh aja.. kayak spiritus alkohol... kan bisa dijadikan kompor bahan itu.. dan masih bisa didapatkan dimana2.. ya klo mo kreatif sedikit...
yah setuju bro..memang dijaman yang serba susah ini kita harus kreatif dan ngga monoton supaya bisa tetap survive tentunya...cuma masalahnya kreativitas itu yang susah kalo belum menjadi kebiasaan....oia kalo batu bara itu tidak dipilih karena limbahnya bro...maksudnya setau ane sih hasil pembakarannya itu bikin polusi kalo dipake rame2....tapi yah ngga tau jg ane yang bener gimana....lanjutttt...

_________________
http://www.hmbjogja.org
http://www.smartpulsa.info
http://www.jayasemadhi.com
http://www.mlmtopbergaransi.jayasemadhi.com
http://www.suksesfinansial.jayasemadhi.com
Tidak Semua Tindakan Membawa Kebahagiaan... Tapi TidaK Ada Kebahagiaan Tanpa Tindakan.......

thuram0401
Momod
Momod

Male Jumlah posting : 401
Age : 33
Lokasi : jogjakarta
Registration date : 07.03.08

Lihat profil user http://www.smartpulsa.info

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Woro - woro !!!

Post by mo2 on Fri May 23, 2008 2:59 am

Pengumuman :

Dengan diberlakukannya peraturan baru diharapkan teman- teman bisa mematuhi peraturan yang telah dibuat.

Untuk melihat aturan tersebut klik disini.

Harap maklum.

Berawal dari HMB, Kubangun Bontangku

mo2
Momod
Momod

Male Jumlah posting : 205
Lokasi : Seng onok iwak suro karo boyo-ne ...
Registration date : 15.04.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by ndahh wq on Fri May 23, 2008 2:26 pm

dampaknya? jadi pritungan ma temen.. jd nginget2 klo ad yg ngutang k qt.. haaaaahaaa..

tp, dgn sgala prtimbangan, saya sangat2 mndukung knaikan BBM! yeaa!

ndahh wq
Junior Member
Junior Member

Female Jumlah posting : 50
Age : 30
Lokasi : bandung bontang pulang pergi
Registration date : 16.04.08

Lihat profil user http://bintangindahslaluterang.blogspot.com/

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by Mr. coolz on Fri May 23, 2008 2:36 pm

yah.. klo BBM naik, pasti semua juga ikutan naik.. udah sangat pasti itu!
klo semua naik uang saku qt ikut naik g' y??
hehhehehh Very Happy

Mr. coolz
Masih Baru
Masih Baru

Jumlah posting : 7
Registration date : 20.05.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by deden on Fri May 23, 2008 3:24 pm

thuram0401 wrote:yah setuju bro..memang dijaman yang serba susah ini kita harus kreatif dan ngga monoton supaya bisa tetap survive tentunya...cuma masalahnya kreativitas itu yang susah kalo belum menjadi kebiasaan....oia kalo batu bara itu tidak dipilih karena limbahnya bro...maksudnya setau ane sih hasil pembakarannya itu bikin polusi kalo dipake rame2....tapi yah ngga tau jg ane yang bener gimana....lanjutttt...

nah, maksudku bukan batubara yang langsung pake gitu, tapi ada proses, klo tempatku namanya teknik separasi, terus ada katalis methanol, jadi yang dipakai bukan bara, yaa.. tapi kalornya yang diambil... dan dikamuflasekan dalam bentuk cairan.. nah, kalau yang lngsung batubara jadi, itu lebih baik ke power plant aja, kan sekarang di kaltim, insya Allah bulan dekat2 ini, skarang mo ganti power plant dari diesel ke batubara, mudah2an bontang termasuk... lagian klo dipake scara optimum dan bijak,, mungkin bisa langka 2-4 abad-an deh...

harapain aja, dengan kenaikan BBM, ini pajak2 industri... dan tambang.. naik juga, dan mang harus naik, biar ada modal bikin diversifikasi energi sendiri, klo gitu kan ga perlu pkai minyak,,, lagi,,, tapi bisa make yang lain... dan lebih mudah di dapat...

selebihnya sih ya... hemat...

deden
Junior Member
Junior Member

Male Jumlah posting : 58
Age : 29
Registration date : 02.05.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by thuram0401 on Fri May 23, 2008 3:38 pm

sepp...mantaf penjelasannya bro...jadi nambah ilmu lagi deh...hihihihihhi...lanjutt...

_________________
http://www.hmbjogja.org
http://www.smartpulsa.info
http://www.jayasemadhi.com
http://www.mlmtopbergaransi.jayasemadhi.com
http://www.suksesfinansial.jayasemadhi.com
Tidak Semua Tindakan Membawa Kebahagiaan... Tapi TidaK Ada Kebahagiaan Tanpa Tindakan.......

thuram0401
Momod
Momod

Male Jumlah posting : 401
Age : 33
Lokasi : jogjakarta
Registration date : 07.03.08

Lihat profil user http://www.smartpulsa.info

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by ucha bdg on Fri May 23, 2008 10:37 pm

dampak kenaikan bbm.. naek angkot aja lagii, makan ngirit2 siapa tau jadi kurus juga(hehehe maunya), biar semua org gk rajin nongkrongin bandung tiap weekend aduh pak,bu bikin macet gk nahan.. ada untung ruginya ya.. tapii aku sii mendukung aja klo bisa bikin kita gk manja2 lagii, kendaraan umum lebih bisa berfungsi,hehehe..kecekik dikit sii adalah..
trus yg soal BLT nya om..duh sayang banget cuma dikasii 100rb/bulan slama 7 bulan..trus yg barunya lagii 300rb/bln eh cuma 3 bulan.. nah lho bu..gimana nasibnya rakyat kecil yah? What a Face
yg punya sepeda nii, dipake aja lagi, selain ngirit bbm juga sehat juga lets go green..y gk sii?

ucha bdg
Junior Member
Junior Member

Female Jumlah posting : 82
Age : 32
Lokasi : bandung-surabaya bolak balik
Registration date : 23.04.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by thuram0401 on Sat May 24, 2008 2:45 am

Kalo menurut pandapat aku BLT itu ngga mendidik...hanya membentuk mental yang buruk....mending dana BLT dipake buat buka lapangan pekerjaan terus yang masuk kategori miskin dimasukkan tuh dalam lapangan pekerjaan...itu lebih berguna dan mendidik menurut ane...nah setuju tidak setuju tentang kenaikan harga BBM...mau gimana lagi harga sudah naik dan yang dipikr sekarang bagaimana caranya agar kenaikan itu tidak mengganggu dompet kita...alias more kreatif lah dalam mencari pemasukan...yah kalo mau tau caranya masuk tuh ke thread bisnis dan usaha ( numpang promosi ) hehehehehhehe....

_________________
http://www.hmbjogja.org
http://www.smartpulsa.info
http://www.jayasemadhi.com
http://www.mlmtopbergaransi.jayasemadhi.com
http://www.suksesfinansial.jayasemadhi.com
Tidak Semua Tindakan Membawa Kebahagiaan... Tapi TidaK Ada Kebahagiaan Tanpa Tindakan.......

thuram0401
Momod
Momod

Male Jumlah posting : 401
Age : 33
Lokasi : jogjakarta
Registration date : 07.03.08

Lihat profil user http://www.smartpulsa.info

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by mo2 on Sun May 25, 2008 7:50 am

Siapa Biang Kerok di Balik Naiknya Harga Minyak Dunia?

Spoiler:

Jakarta (ANTARA News) - Siapa tak kenal T. Boone Pickens? Di pasar energi global dan lingkungan pasar modal Wall Street di Amerika Serikat (AS), nama T. Boone Pickens terkenal sebagai spekulan minyak kelas atas paling penting.

"Saat ia berbicara, orang-orang menyimaknya. Bahasanya mudah dimengerti siapa pun. Ketika menyebut harga minyak bakal mencapai 150 dolar AS per barel akhir 2008 nanti, semua orang mengamininya," kata Todd Benjamin, Redaktur Keuangan CNN International.

Kalangan pasar keuangan global memang melihat Boone sebagai jago memprediksi harga minyak dan pandai mengeksploitasi kekuatan logikanya yang cemerlang untuk menghubungkan fakta dan kecenderungan harga dengan psikologi pasar.

"Sebanyak 85 juta barel adalah total produksi minyak yang bisa dihasilkan dunia sehari, padahal permintaan minyak dunia sehari 87 juta barel," kata Pickens, saat mengungkapkan alasan mengapa harga minyak dunia bakal terus naik.

Tak ayal, asumsinya mendorong pelaku pasar keuangan --diantaranya lembaga investasi Goldman Sachs-- membuat prediksi provokatif tentang harga minyak dunia dengan asumsi bahwa keadaan riil di mana dunia sulit memenuhi kebutuhan minyaknya memang bakal terjadi.

Harga minyak pun merangsek tanpa bisa dihentikan siapa pun. Seluruh dunia bimbang, sementara para pemimpin banyak negara was-was karena situasi itu membatasi pilihan mereka dalam menyelamatkan keuangan negara.

Pihak yang kerepotan adalah negara-negara di mana pemerintahnya enggan menempuh langkah berani, yaitu memotong insentif komunitas kaya yang walau populasinya sangat kecil namun menguasai sistem pembiayaan kekuasaan dan denyut aorta keuangan mesin-mesin politik.

Langkah mereka pun klise, memotong subsidi publik. Mereka menyadari langkah itu bakal menyakitkan rakyat, namun pergerakan harga minyak dunia yang liar belakangan ini telah membunuh kreativitas mereka dalam menghasilkan jalan keluar yang aman secara sosial.

Tak hanya negara-negara berkembang, negara maju layaknya AS pun tak tahan dengan keadaan tersebut. Para pejabat AS malah menuduh segelintir orang tamak telah membuat ekonomi berdarah-darah dan memaksa sumber keuangan AS terpompa ke luar negeri hanya untuk mendapatkan minyak.

"Rakyat bingung karena permintaan minyak tidaklah segila seperti diperkirakan, tetapi mengapa harga minyak terus menggila?" tanya Senator Herb Kohl, seperti dikutip Washington Post edisi 22 Mei 2008.

Tak hanya pejabat politik, eksekutif perusahaan-perusahaan minyak juga menuduh spekulan dan pengelola dana sebagai biang kesulitan global ini. Sebagian lainnya memperluas tuduhan ke Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang disebut sengaja menyempitkan kapasitas produksi minyaknya agar harga minyak terus meninggi.

OPEC balik menyerang dengan menunjuk para spekulan harga, para penimbun minyak di AS dan kebijakan politik Washington yang sembrono justru aktor dibalik malapetaka harga tersebut.

Tidak ada yang mengetahui pasti apa faktor terkuat yang membuat harga minyak terus merangsek hingga mempersulit kehidupan manusia seluruh dunia, namun sejumlah kalangan menilai kapasitas produksi minyak dunia sudah tak lagi bisa menjawab ekspansi permintaan. Apalagi, negara seperti RRC dan India agresif memburu minyak karena ekonominya semakin haus energi.

Koran Christian Science Monitor edisi 2 Mei 2008 menyebutkan, di dekade 1980an dan 1990an, meningkatnya permintaan pada minyak bisa dijawab dengan memacu ladang-ladang minyak baru untuk berproduksi. Tetapi kemampuan itu meluntur belakangan ini.

Ladang minyak baru memang bermunculan, seperti di Brazil dan Afrika Barat, namun butuh waktu lama untuk sampai bisa berproduksi.

Saat bersamaan, era ekstraksi minyak secara murah nan mudah sudah berakhir, sementara risiko justru meningkat termasuk depresiasi dolar AS yang memotong potensi untung produsen minyak. Akhirnya, produsen pun menaikkan harga.

Di periode terdekat lalu, negara-negara non-OPEC, terutama setelah Uni Soviet runtuh untuk memunculkan Rusia dan Laut Kaspia sebagai produsen penting minyak dunia, maka masyarakat dunia memperoleh alternatif baru dalam mendapatkan minyak.

Namun, beberapa alasan, diantaranya ongkos produksi yang mahal dan kebijakan nasionalis sehingga modal asing enggan masuk, maka negara-negara itu sulit menggenjot produksi. Kapasitas produksi minyak mereka pun terkunci pada 50 juta barel per hari atau 60 persen dari total suplai minyak dunia, padahal mereka bisa mencapai lebih dari itu.

Di kawasan lain, ladang-ladang minyak sedang mendekati tahap jenuh. Kapasitas produksi minyak Norwegia misalnya, turun 25 persen dan Inggris terpangkas 43 persen. Ladang Laut Utara di mana Inggris dan Norwegia menambang minyak, kini memang dalam kondisi sekarat. Situasi serupa terjadi di Teluk Prudhoe, Alaska, di mana ladang minyak terbesar AS berada.

"Dunia tak kekurangan minyak, yang ada adalah kapasitas produksi yang menurun," kata Robinson West, kepala PFC Energy, sebuah perusahaan konsultan energi di Washington.

Meksiko yang adalah eksportir terpenting AS, juga sulit meningkatkan produksinya yang pada dua tahun terakhir menyusut sembilan persen atau 300 ribu barel per hari. Seperti Indonesia sekarang, lima tahun lagi, Meksiko diprediksi berubah menjadi importir netto minyak.

Ironisnya, Rusia yang kapasitas produksinya 10 juta barel per hari, malah enggan menutup kekurangan stok minyak dunia ini. Meski cadangan wilayah minyaknya melimpah, Rusia tidak mau gegabah memacu produksi minyaknya.

Langkah Rusia itu malah diikuti OPEC yang cadangan minyaknya mencapai 70 persen dari total cadangan minyak dunia dan ekspornya 40 persen dari total ekspor dunia. OPEC juga malas menaikkan pagu produksi minyak. Akibatnya, kapasitas produksi dan suplai minyak dunia stagnan, padahal permintaan meningkat.

Situasi pelik ini membuat sejumlah negara berupaya keras mencari ladang-ladang baru hingga ke tengah samudera dan agresif mengonversi sumber non fosil menjadi bioenergi.

Masalahnya, mengutip Badan Energi Internasional (IEA), investasi untuk mencari ladang-ladang baru dan ekspansi bioenergi itu tidak bisa menutup kekurangan suplai energi dunia, selain jumlahnya terlalu besar.

Dibutuhkan 5,4 triliun dolar AS untuk menutup kekurangan produksi minyak sampai 2030, sementara bolong kapasitas produksi minyak dunia baru teratasi mulai 2015, demikian IEA.

"Menurut teori ekonomi normal dan sejarah perminyakan, kenaikan harga minyak akan berdampak pada dua hal besar yaitu tertekannya permintaan dan bertambahnya suplai," kata Fatih Birol, kepala ekonom IEA. Sayang, klaim ini tak berlaku sekarang.

Alhasil, analisis pakar mengenai semakin senjangnya kapasitas produksi dan permintaan minyak dunia tak bisa mencegah orang sejagat untuk tetap mengarahkan telunjuknya ke para spekulan yang didakwa telah berdosa mempermainkan harga minyak.

"Fundamental pasar yakni keseimbangan permintaan dan suplai memang sedang bermasalah. Tetapi faktor spekulasilah yang membuat harga minyak melonjak," demikian analisis Cambridge Energy Research Associates.

David Kelly, kepala analis pasar J.P. Morgan Funds, bahkan menyatakan pertumbuhan konsumsi minyak dunia tidak setinggi diklaim kalangan pasar energi.

"Ada bukti sangat kuat bahwa spekulasi skala luarbiasa besar telah membuat harga minyak meningkat tajam," klaim Senat AS dalam laporan bertajuk The Role of Market Speculation in Rising Oil and Gas Prices tertanggal 27 Juni 2006. (*)

http://www.antara.co.id/arc/2008/5/2...-harga-minyak/

Namanya spekulan emang mau untung sendiri... Gak peduli perut orang lain yang penting dirinya untung, why not? Twisted Evil Twisted Evil Twisted Evil

mo2
Momod
Momod

Male Jumlah posting : 205
Lokasi : Seng onok iwak suro karo boyo-ne ...
Registration date : 15.04.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by senpai on Sun May 25, 2008 10:49 am

jaman dolo [era orde baru] :

harga BBM : Rp. 700


sekarang :

harga BBM : Rp. 6.000



besok :

harga bbm : Rp. ?.???

Twisted Evil Twisted Evil Twisted Evil Twisted Evil Twisted Evil Twisted Evil Twisted Evil

senpai
Momod
Momod

Male Jumlah posting : 161
Age : 29
Lokasi : heroes city
Registration date : 19.04.08

Lihat profil user http://www.smuvi05.com

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by thuram0401 on Sun May 25, 2008 11:56 am

info yang luar biasa dari bung momo..thanks for the share..yang jelas suatu saat harga BBM di Indonesia menjadi harga yang real (harga penuh tanpa subsidi) saat ini kita sedang melewati prosesnya...di singapure harga bensin kl ngga salah 12000 per liter..kurang lebih harga bensin di Indonesia juga akan seperti itu..saat harga sudah seperti itu mudah2an tidak ada lagi yang namanya korupsi sehingga nantinya Indonesia bisa jauh lebih berkembang dan lebih maju tentunya...Amien...

_________________
http://www.hmbjogja.org
http://www.smartpulsa.info
http://www.jayasemadhi.com
http://www.mlmtopbergaransi.jayasemadhi.com
http://www.suksesfinansial.jayasemadhi.com
Tidak Semua Tindakan Membawa Kebahagiaan... Tapi TidaK Ada Kebahagiaan Tanpa Tindakan.......

thuram0401
Momod
Momod

Male Jumlah posting : 401
Age : 33
Lokasi : jogjakarta
Registration date : 07.03.08

Lihat profil user http://www.smartpulsa.info

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by mo2 on Sun May 25, 2008 6:27 pm

Harga BBM di beberapa Negara !!!



Nih data harga BBM di beberapa negara (22 april 2008) dan jg kenaikan BBM di negara kita dapat terlihat di grafik..
Kita bisa liat Harga BBM di negara kita masih tergolong rendah (dapat dilihat dr data di atas) Terlepas dari Pendapat Per Kapita tiap warga negaranya..

Bagaimana Tanggapan teman -teman dalam masalah ini..
Masih Tidak Pantaskah Pemerintah menaikan harga BBM?!

Sedikit kutipan dari Sindo :
Harga minyak mentah di pasar internasional sudah mencapai rekor baru,menembus USD132 per barel. Itu artinya harga minyak sudah naik dua kali lipat lebih hanya dalam tempo 12 bulan. Para analis, bahkan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC),memprediksi harga minyak akan mencapai USD140 per barel dalam jangka dekat.

mo2
Momod
Momod

Male Jumlah posting : 205
Lokasi : Seng onok iwak suro karo boyo-ne ...
Registration date : 15.04.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by thuram0401 on Mon May 26, 2008 4:00 am

weww..info yang bagus..aku setuju aja agar BBM naik yang penting Korupsi turun..kalo dah gitu kan Bangsa Kita akan Menjadi Bangsa yang Maju suatu saat..Yakinlah.. Smile

_________________
http://www.hmbjogja.org
http://www.smartpulsa.info
http://www.jayasemadhi.com
http://www.mlmtopbergaransi.jayasemadhi.com
http://www.suksesfinansial.jayasemadhi.com
Tidak Semua Tindakan Membawa Kebahagiaan... Tapi TidaK Ada Kebahagiaan Tanpa Tindakan.......

thuram0401
Momod
Momod

Male Jumlah posting : 401
Age : 33
Lokasi : jogjakarta
Registration date : 07.03.08

Lihat profil user http://www.smartpulsa.info

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by mo2 on Mon May 26, 2008 10:55 am

pas lagi browsing2 ga sengaja nemuin ini ...

Spoiler:

Subsidi BBM : Penipuan Massal Untuk Menguras Uang Rakyat


Kwik Kian Gie

Tidak ada subsidi BBM !

Itu penipuan massal untuk menguras uang rakyat

Tak ada subsidi BBM.

Pemerintah mengambil minyak bumi milik rakyat secara gratis dengan biaya hanya US$ 10/barrel.

Tapi karena hanya bisa menjualnya seharga US$ 77/barrel pemerintah merasa rugi jika harga minyak Internasional lebih dari harga itu.

Tapi Indonesia kan Impor ?

Kebutuhan Produksi Impor

1,2 juta 1 juta 0,2 juta

Indonesia tidak 100% impor!

Kebutuhan BBM Indonesia 1,2 juta bph.

Produksi 1 juta bph (dgn biaya < US$ 15/brl)

Harusnya impor hanya 0,2 juta bph dengan biaya Harga Internasional+ US$15/barrel

Apa hitungannya ?

Biaya $/brl Jual $/brl Untung Kuantitas

Untung/hari

Produksi 15 77 62

1.000.000 62.000.000

Impor 140 77 (63)

200.000 (12.600.000)

Untung
49.400.000

Jika harga minyak Internasional US$ 125/barrel dan biaya US$ 15/barrel serta impor 200 ribu bph maka pemerintah Indonesia dengan harga Rp 4.500/liter (US$ 77/brl) untung US$ 49,4 juta per hari atau Rp 165,8 Trilyun dalam setahun (1US@=Rp 9.200).

Pemerintah Untung Rp 165,8 Trilyun!

Bohong besar jika bilang Pemerintah rugi Rp 123 Trilyun !

Perbandingan harga bensin

Indonesia: Premium Rp 4.500/ltr, Pertamax Rp 8.700/ltr

Negara US$/Ltr Rp/Ltr

Populasi GNP/Kapita

Jepang 1,01 9.292

128.000.000 34.180

AS 0,92 8.464

296.000.000 37.870

Cina 0,64 5.888

1.300.000.000 1.100

Malaysia 0,53 4.876

24.000.000 3.880

Indonesia 0,49 4.500

220.000.000 810

Mesir 0,25 2.300

78.000.000 1.390

Kuwait 0,21 1.932

2.400.000 17.960

Saudi Arabia 0,12 1.104

27.000.000 9.240

Nigeria 0,10 920

129.000.000 350

Iran 0,09 828

68.000.000 2.010

Turkmenistan 0,08 736

5.000.000 1.120

Venezuela 0,05 460

26.000.000 3.490

Indonesia boros BBM ?

Negara Ranking Konsumsi

GNP/Kapita

Indonesia 116 1,7

810

Namibia 98 2,6

1.930

Botswana 87 3,7

3.530

Malaysia 47 7,8

3.880

Jerman 36 12,4

25.270

Jepang 23 15,6

34.180

AS 7 25,8

37.870

Singapura 1 59, 5 21.

230

Konsumsi BBM Indonesia di urutan 116 di bawah negara Afrika seperti Botswana dan Namibia.

Jika pabrik dan perusahaan ditutup akan lebih rendah lagi.

Pemakai BBM hanya orang kaya ?

Yang berkata itu tak tahu BBM dipakai orang miskin seperti: Supir Bis, Metromini, Mikrolet Supir Truk pengangkut barang Para nelayan

Penumpang angkot (bukan orang kaya) jika BBM naik pasti menderita karena tarif angkot naik

Jika BBM naik, harga barang naik karena didistribusikan dengan Truk/BBM. Rakyat miskin menderita

Jumlah pemilik mobil mewah < 5% (<10 juta) !

BLT untuk orang miskin ?

Pada kenaikan BBM sebesar 125% tahun 2005 tidak semua orang miskin kebagian. Tahun ini hanya 18 juta. <30% dari 62 juta rakyat miskin Absolut versi Bank Dunia

BLT 2005 hanya berjalan 1 tahun

Setelah kenaikan BBM seluruh harga barang naik

Jumlah Korban Busung Lapar/Kurang Gizi 5 juta orang

Korban Tewas busung lapar jatuh di Aceh, NTT, Sulsel, dan Papua

Versi Miskin Pemerintah: US$ 0,6/hari. Dunia: US$ 1/hari

Energi Indonesia untuk siapa ?

Indonesia ekspor 70% batubara ke luar negeri

Indonesia pengekspor LNG terbesar di dunIia

Indonesia ekspor 500 ribu bph minyak

Sementara listrik sering padam, rakyat antri gas, minyak tanah dan bensin.

Energi Indonesia untuk siapa? (Kompas)

Jika energi diprioritaskan untuk dalam negeri dan Pembangkit listrik PLN yang memakai BBM dialihkan ke PLTA, PLTG, atau batubara, maka Indonesia tak perlu impor BBM sama sekali.

Indonesia butuh pemimpin cerdas!

90% minyak Indonesia dikelola perusahaan asing!

Perusahaan Asing Kaya, Indonesia Miskin

Keuntungan Perusahaan Migas yang beroperasi di Indonesia, Exxon Mobil tahun 2007 sebesar US$ 40,6 milyar (Rp 373 trilyun) dari pendapatan US$ 114,9 milyar (RP 1.057 trilyun –CNN).

Bagi hasil migas sebesar 85:15 untuk pemerintah dan perusahaan asing baru dilakukan setelah dipotong “Cost Recovery” yang besarnya ditetapkan perusahaan asing. Jika tidak tersisa, Indonesia tidak dapat.

Di Blok Natuna setelah dipotong Cost Recovery Indonesia dapat 0 dan Exxon 100% (Kompas, 13 Oktober 2006) Transparansi International Indonesia menemukan biaya senang-senang main golf dimasukkan dalam Cost Recovery (DetikFinance. com)

Solusi Pro Rakyat

Kenakan PPN 20% untuk Pertamax. Pajak masuk negara.

Kenaikan harga BBM masuk ke perusahaan minyak.

Menaikkan harga Premium menyusahkan rakyat kecil dan menguntungkan
perusahaan minyak

Kendaraan pribadi harus beli Pertamax

Premium hanya boleh dibeli angkutan umum

Jika pemerintah tidak bisa mengawasi ribuan pom bensin, apalagi penyaluran
BLT ke puluhan juta rakyat

Pajak STNK Mobil Mewah 10% dari harga jual

PPN Ekspor 20% untuk Perkebunan (Kelapa Sawit) dan Barang Tambang

Nasionalisasi Perusahaan Minyak Asing di Indonesia

Tak ada subsidi BBM !

Stop Penipuan Massal ini!

Berhenti menyengsarakan rakyat.

sumber:infoindonesia.wordpress.com
gmana menurut teman2 ???

mo2
Momod
Momod

Male Jumlah posting : 205
Lokasi : Seng onok iwak suro karo boyo-ne ...
Registration date : 15.04.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by Fernandes on Mon May 26, 2008 11:32 am

Bbm naik tinggi...
Susu tak terbeli...
Orang pintar cari subsidi...
Rakyatnya kurang gizi... albino

_________________

Fernandes
Admin
Admin

Male Jumlah posting : 354
Age : 30
Lokasi : Jogja, Asrama Bontang
Registration date : 26.02.08

Lihat profil user http://www.chegwnandes.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by deden on Mon May 26, 2008 10:01 pm

Ketika anak kostan turut berdemo...

Turunkan harga telor!!!
Turunkan harga indomie!!!!
Turunkan harga ....??? apalagi ya...
What a Face

deden
Junior Member
Junior Member

Male Jumlah posting : 58
Age : 29
Registration date : 02.05.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by pedro023 on Mon May 26, 2008 10:04 pm

turunkan harga nasi bungkus..
sama tempe penyet..
hehe..

pedro023
Senior Member
Senior Member

Male Jumlah posting : 421
Lokasi : villa12
Registration date : 02.05.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by choirul_rozy on Tue May 27, 2008 8:40 am

turunkan harga nasi pecel............
sama es teh juga.........
masa dulu cuma seribu sekarang naik jadi 1500...........
naiknya 500 man....................!!!!!!!
lumayan buat rokok marlboro sebatang

habis makan nasi pecel, minum es teh, baru rokokan

sebelum kenaikan BBM:

nasi pecel lauk ayam 3500 rupiah
es teh 1000 rupiah
sebatang rokok marlboro 500 rupiah


setelah kenaikan BBM (dengan spesifikasi yang sama):

menghabiskan kurang lebih 7000 rupiah

2000 rupiah lumayan buat beli rokok atau keperluan sehari - hari lainya.yach gak bro??


Aku mendukung TURUN KHAN HARGA BBM SEKARANG JUGA!!!!!!!!!!

choirul_rozy
Senior Member
Senior Member

Male Jumlah posting : 312
Age : 29
Lokasi : Hot Citiesssssssss
Registration date : 17.04.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by Admin on Wed May 28, 2008 2:56 am

Buat temen2 semua, sehubungan akan ada pembenahan forum, diharapkan temen2 semua yang telah terdaftar dalam forum ini, melakukan registrasi kembali di sini. Karena setelah polling domain selesai dilakukan, forum ini akan diganti dengan forum yang baru sesuai dengan nama domain yang telah dipilih. Terima kasih atas perhatiannya...


--admin--

_________________
Ilmu ga akan pernah ada habisnya

Admin
Admin
Admin

Male Jumlah posting : 79
Lokasi : Jogja, Asrama Bontang
Registration date : 26.02.08

Lihat profil user http://forumhmb.bigforumpro.com

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons BBM naik, masalahnya apa?????

Post by shafa on Wed May 28, 2008 10:56 am

kenaikan BBM yang disetujui pemerintah adalah jalan yang terbaik. meskipun secara keilmuan saya tidak mengerti tapi saya percaya terhadap SBY-JK. berikan mereka kesempatan memperbaiki negeri ini selama 5 tahun masa kerjanya. yang menjadi persoalan adalah masyarakat indonesia selalu ingin mendapat subsidi dan tidak siap berfikir untuk mandiri,
Indonesia negara kaya, seharusnya, massyarakatnya memeanfaatkan semua peluang yang ada dengan membuka lapangan kerja bukan mencari kerja.
celakanya opini yang digiring oleh sebagian kelompok mahasiswa sebagai pro rakyat ditunggangi oleh orang-orang pintar di negeri ini baik secara sadar maupun tidak.
betul bahwa negara berhak melindungi warganya, mendapat pendidikan yang layak, harga yang terjangkau, dll. apakah dengan itu masyarakat kita harus seperti raja????? masyarakat kita harus digiring kepemikiran yang rasional, yaitu sejauh mana kita menggunakan anugrah yang paling besar diberikan oleh tuhan (otak) .
INGAT!!!!!!!
tuhan tidak akan memebebankan suatu masalah yang tidak bisa diatasi. harapan saya adalah mudah2an masyarakat kita mau mengerti n kepetusan pemerintah tidak salah
Very Happy Very Happy Very Happy Very Happy

shafa
Masih Baru
Masih Baru

Male Jumlah posting : 17
Lokasi : bontang
Registration date : 27.05.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by shafa on Thu May 29, 2008 9:18 am

naik terus aja. rakyat protes juga wajar. bukan berarti demo yang yang dilakukan temen2 itu wajar. apalagi ada bumbu2 Anarkis, sangat tidak bijaksana menyikapinya

shafa
Masih Baru
Masih Baru

Male Jumlah posting : 17
Lokasi : bontang
Registration date : 27.05.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by Sponsored content Today at 7:07 pm


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 2 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik