Dampak Kenaikan BBM

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Emoticons Realita yang terjdi???

Post by deden on Thu May 29, 2008 6:36 pm

Wah, nampak mulai serius...

Mari sekarang, fokuskan diri untuk membenahi solusi yang terbaik dari segala kemelaratan yang terjadi. Aku yakin, INDONESIA BISA!!! Yah, pasti kita bisa melewati masa krisis energi ini. Lihatlah, wajah Indonesia yang masih tertutup debu ini, tidak ada satupun wilayah di muka bumi ini yang dikaruniai anugerah berupa kekayaan alam diatas dan didalam bumi sebanyak indonesia. Sepakat???

Potensi sumber energi Indonesia dari ESDM 2003 (agak lama tapi setidaknya bisa merepresentasikan potensi SDE Indonesia) :

1.Cadangan minyak bumi 9 miliar barrel, artinya dengan produksi rata-rata sekarang 500juta barrel per tahun, maka akan habis dalam 18 tahun.
2.Cadangan gas alam 182 TCF (triliun kaki kubik), artinya dengan produksi rata-rata 3 TCF per tahun, maka akan habis dalam 61 tahun.
3.Cadangan batu bara 19,4 miliar ton artinya dengan produksi rata-rata 150 juta ton per tahun, maka akan habis dalam 130 tahun.
4.Potensi panas bumi Indonesia sebesar 27.189 MW (sekitar 40% potensi panas bumi dunia) dan baru dimanfaatkan sekitar 807 MW.
5.Potensi tenaga air (konvensional) Indonesia mencapai 75,67 GW dan baru dimanfaatkan sekitar 4,2 GW, dan potensi tenaga mikrohidro 712 MW dan baru dimanfaatkan 206 MW.
6.Potensi tenaga surya Indonesia 4,8 KW per m2 perhari dan baru dimanfaatkan sekitar 8 MW..
7.Potensi angin Indonesia 3-6 m/ detik dan baru dimanfaatkan sekitar 0,6 MW..
8.Potensi biomassa di Indonesia 49,81 GW dan baru dimanfaatkan sekitar 445 MW.

Aku yakin, Indonesia masih layak menjadi energi dunia karena negeri ini begitu kaya sehingga konon kekayaan itu bisa dibagi dengan pihak lain khususnya yang 'berkekurangan' dan orang-orang yang mendiami nya tidak perlu khawatir karena ketika suatu sumber dinyatakan habis maka cobalah gali lebih dalam lagi, anda akan temukan sesuatu yang baru lagi....

Realita yang terjdi???

Negara yang 'berkekurangan' semakin banyak, pasokan energi utama seperti minyak bumi kian defisit, ini adalah mutlak terjadi, karena sejak masa SD telah diketahui adalah Minyak Bumi akan menjadi barang langka yang tidak dapat diperbaharui. Lalu, kenapa hingga sekarang masih berpangku tangan barang yang bernama “Minyak”? Bayangkan, dari kehidupan rumah tangga, transportasi, kegiatan industri dan jasa, semua memakai minyak. Sehingga, karena ketergantungan ”minyak” dan kini semakin susah untuk dinikmati, jelaslah kenapa harga minyak dunia sekarang ini melambung tinggi sekali!!! Oleh alasan demikian, yah seperti ini, BBM NAIK. Otomatis terjadi.

Oke... Pertanyaan yang kelam, bagaimana jika nanti anak cucu kita ke depan, hidup lebih gila daripada sekarang ini? Hidup tertindas dari mahalnya energi? PERTAMINA pun kian semakin susah diharapkan, karena SDM disana hanya bisa bernaung pada trading saja, manajemen saja, selain itu bergantung pada tangan pihak asing yang pasti mengeruk keuntungan luar biasa (menurutku).


Sebagaimana data potensi yang sudah dipaparin diatas, seharusnya sekarang indonesia tidak seperti ini, melainkan sudah PESTA DOLAR, seperti negara2 lain pengekspor migas seperti Saudi Arabia, Iran, Irak, Sudan, dan lain-lain. Bayangkan luas Negara Indonesia lebih besar dari GABUNGAN negara-negara timur tengah ini.

Jadi, potensi lumbung energi Indonesia ada dong... PASTI ADA!!!

Bisa juga diversifikasi dan Kemandirian energi tidak kunjung menunjukan titik terang, sehingga tidak ada jalan lain selain berhemat dan bijak, tetapi bagaimana dengan perilaku sebagian lainnya yang tetap boros dan berlebihan dalam mengkonsumsi energi, yang ujung-ujungnya beban untuk biaya-biaya tersebut ditimpakan kepada konsumenya yang biasa jadi adalah orang-orang yang selalu hemat dan bijak tadi ??

Lagi-lagi tersendat masalah mental SDM yang seharusnya berpotensi menstabilisasi pembangunan, malah diabaikan oleh negeri sendiri. Apa masalah kemandirian politik turut terkait??? Apa karena kebijakan masih terintervensi oleh pihak luar sehingga kemandirian ekonomi tak dapat dipegang??? Apakah eksplorasi berdasarkan pihak yang berkepentingan yang bisa membiayai SAJA?? Apa alokasi dana belum ada tujuan ke arah sana??

kita punya potensi yang emang luar biasa besar..
1. Luas pantai yang terbesar di dunia kita bisa punya pembangkit listrik tenaga pantai no 1 di dunia.
2. Gunung api yang terbanyak di dunia kita memiliki cadangan geothermal yang luar biasa (40% dari dunia) tapi yang baru di manfaatkan cuma baru 2%.
3. Letak di khatulistiwa kita bisa memanfaatkan solar energy dengan lebih baik, sayangnya karena satu keping lempengnya sangat mahal pemerintah kita belum pernah riset sendiri untuk ngembangin energi solar.

Kenapa harus mandiri dan diversifikasi energi??? Yah, sekaranglah jawabannya, walau harga minyak dunia melambung, dengan adanya ketahanan energi yang variatif, tentu hal itu bisa diminimalisir tanpa harus MENAIKKAN BBM. Dimasa-masa yang sulit inilah, saat untuk menarik perhatian dunia, bahwa Indonesia itu ada. Kalau saja birokrasi kita sedikit cerdas konsen ke arah potensi2 energi itu...

Prediksi yang absolut pula, bahwa jika kita masih tidak bisa mandiri energi alias selalu tergantung dan tergantung, tak pelak fenomena yang marak diberitakan ini bukanlah hal yang temporer, pasti akan terjadi kembali....

deden
Junior Member
Junior Member

Male Jumlah posting : 58
Age : 29
Registration date : 02.05.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by senpai on Fri May 30, 2008 2:13 pm

kita masi blum dapat mengembangkan teknologi eksplorasi sumber mineral.
sebagai contoh schlumberger mengeksplor minyak d lepas pantai bppn.
freeport d timika.
TOTAL, CHEVRON, HALLIBURTON, dll
dan setau ku juga indonesia masi blum bisa mengkonversi BBM jenis oktan88 ke oktan90
tapi singapura udah.



kalo potensi panas bumi blum bisa dmaksimalkan karena untuk mengebor sumber diperlukan beberapa kali dan untuk mengebor sekali saja sudah menghabiskan dana opersional yg banyak. biasanya baru dapat sumber panas yg optimal setelah 8 kali lebih.




d tmpt ku smo buat proyek kampus n kampung solar cell.
jadi semua genteng dganti semua dengan solar cell.
jadi nya tiap rumah bisa membangkitkan listrik sendiri.
metode ini sudah dilakukan d jerman.
memang teknologi nya cukup mahal.

senpai
Momod
Momod

Male Jumlah posting : 161
Age : 29
Lokasi : heroes city
Registration date : 19.04.08

Lihat profil user http://www.smuvi05.com

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by deden on Sat May 31, 2008 5:59 pm

Klo menurutku...
aga underestimate aja klo dibilang...

kita masi blum dapat mengembangkan teknologi eksplorasi sumber mineral.

Bukan masalah ga mampu, tapi masalah mau... karena kepentok dana... proyek, impor baha ini itu... agak aneh klo dibilang ga mampu, padahal teknisi2 dari indo sendiri yang mahir ahli malah keserap ma perusahaan asing.. giliran negara sendiri aja, nyerap orang asing, ya minta untung mereka...

contoh aja, beberapa industri asing banyak yang minta kontrak diperpenjang buat ngeruk dollar... jadi, untuk dalam negeri ga kbagian... IMO..

deden
Junior Member
Junior Member

Male Jumlah posting : 58
Age : 29
Registration date : 02.05.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by flare on Mon Jun 02, 2008 11:15 pm

wahhh ...
udah cekat malah tambah cekat ....

ntar aku cari formulanya gimana biar "air laut" bisa dijadikan bahan bakar.

whistle banana

flare
Junior Member
Junior Member

Jumlah posting : 91
Registration date : 28.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Emoticons Re: Dampak Kenaikan BBM

Post by Sponsored content Today at 8:38 pm


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik